TUGAS 2 PENGANTAR BISNIS (16 oktober 2010)

Posted: November 8, 2010 in Uncategorized

nama : sholikin
npm :26210531
kelas : 1eb04
tulisan pertama
tema : belajar hidup mandiri

AKU, KULIAH, DAN WARUNG SEMBAKO

perkenalkan namaku Sholikin , tapi orang lebih akrab memanggilku dengan sebutan ikin . saya lahir 04 agustus 1989 di Jakarta. walaupun saya lahir di jakarta tapi saya besar di solo. sekarang saya tinggal di daerah depok, jawa barat, tepatnya di kp.belimbing sawah rt 005 rw 003, depok, pancoran mas. tak terbayangkan dan tidak pernah terfikir sebelumnya di usiaku yang menginjak 21 tahun saya harus berpisah dengan orang tua, saya harus kuliah dan membantu pakdhe di kota tetangga. saya menginjakkan kaki pertama kali di depok 6 bulan yang lalu. disini saya senang sekali bisa ke depok, karena itu merupakan cita cita sholikin dahulu, tapi dlain sisijuga agak sedih, karena harus meninggalkan keluarga dan teman teman di kampung. di depok sholikin tinggal bersama pakdhe dan budhe. beliaulah yang mau menampung dan membiayai sholikin kuliah. tidak pernah terfikir oleh sholikin budhe dan pakde berniat untuk menguliahkan sholikin. sholikin juga berfikirsebernanya sholikin ini siapa…memang sholikin ini kerabatnya , tetap untuk menguliahkan itu kan butuh biaya besar. sholikin sangat bersyukur kepada allah swt dan berterima kasih kepada beliau. sekarang sholikin kuliah di universitas gunadarma, tepatnya unuversitas gunadarma tercinta he he… disamping kuliah sholikin sekarang juga mempunyai kesibukan lain yaitu membantu pakdhe di warung. nama warung pakdhe adalahwarung sembako bapak samijo. panjang bangetkan namanya kayak kereta aj he he…
awal awal sholikin membantu pakdhe terasa sulit banget, karena pekerjaan di warungseperti ini baru pertama sholikin lakukan. sholikin sangat sulit beradaptasi dengan keadaan ini. belum lagi shoikin harus mengetahui semua nama barang. dan harga barang sewaktu waktu dapat berubahapabila kita belanja. tidak hanya itu sajapembicaraan pembeli sangat kasar dan kepingin dilayani duluan, kadang sholikin agak kesel dengan mereka, walaupun sholikin tidak ngomong sama mereka. kadang sholikin salah menghitung jumlah harga, walaupun udah diulang ulang. tidak hanya itu kadang barang pembeli kurang, walaupun kita sudah mengeceknya, apesnya kalau pembeli ngomel ngomel, tpi ada juga yang secara baik baik hehe…
sulit untuk sholikin berfikirdua pekerjaan sekaligus. disamping sholikin harus memikirkan warung sembako, sholikinjuga harus memikirkan kuliah, tach…dua duanya bagi sholikin sangat penting. sholokin juga berfikir kalau sholikin tidak membantu pakdhe di warung , pakdhe tidak bisa membaya kuliah sholikin dong. tapi kalau sholikin terus membantu pakde di warung kuliah sholikin bisa bisa keder, karena tidak ada waktu untuk belajar dan mencari tugas. yach semuanya harus seimbang antara kul dan kerja.
memang sich pada awalnya sangat berat. kayaknya keadaanlah yang mempermainkan kita, mungkin sholikin kurang biasa kalidengan kebiasan seperti ini. tapi lambat laun sholikinmulai dapat sedikit demi sedikit mengetahui celah yang dapat membantu sholikin agar pekerjaan di warung tidak terlalu membebani sholikindan kuliahpun dapat sedikit lancar tanpa memikirkan warung terus munerus. agar keduanya berjalan lancar, antara kuliah dan pekerjaan yaitu dengan selalu berfikir tenang bahwa pekerjaan tadi sanggup untuk kita lakukan hee.jangan lupa berdoa kepada allah swt
tapi sholikin bersyukur, disini sholikin didik untuk belajar mandiri, bersikap dewasa, berfikir dengan tepat dan sholikin tidak gampang lagi mengucapkan keluhan. karena disini tidak di sangka sholikin didik secara keras oleh pakde yang baik untuk sholikin dan sebenarnya pekerjaan ini berat tapi setelah menjadi kebiasaan semuanya menjadi ringan
sekarang saya baru menyadari bahwa selama ini yang saya lakukan tidak sia sia,setelah saya membantu pakde diwarung banyak hal atau manfaat yang saya rasakan. karena warung sembako bakde di daerah stasiun berarti saya sekarang banyak bertemabn dan kenal sama pedagang besar maupun kecil yang berada di peron maupun sekitar stasiun. saya banyak bertanya pada mereka bagaimana kiat kiat usaha mereka ager langgeng
dan lebih heranya lagi, sekarang saya lebih mengetahui harga harga dipasaran khususnya harga sembako. dan apabila saya mau beli barang sembako di tempat lain kalau terlalu mahal sya gak jadi beli soalnya saya tahu modalnya. sekarang saya sadar dan tidak boros lagi. dan mulainya saya untuk belajar mandiri.
walaupun sekarang kehidupanku sangat berubah dari yang dulu, sekarang saya menerima dan mau untuk belajar untuk hidup mandiri

 

 

tulisan kedua

temahidup bahagia dengan berwiraswasta

 

 

pahlawan hijau dari solo

 

Kelapa, jenis tumbuhan dari keluarga Arecaceae. Ia adalah satu-satunya spesies dalam genus Cocos, dan pohonnya mencapai ketinggian 30 m. Kelapa juga adalah sebutan untuk buah dari pohon ini yang berkulit keras dan berdaging warna putih.

Di kudus buah kelapa hampir banyak di jumpai di setiap kecamatan. Banyak masyarakat kota kudus menanam pohon ini di kebun-kebun mereka atau di halaman rumah.

Kelapa adalah pohon serba guna bagi masyarakat tropika. Hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan orang. Dari batang, buah sampe ke daun semuanya dapat di manfaatkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Tetapi banyak masyarakat kurang mengetahui manfaat kelapa di bidang kesehatan. Di bidang kesehatan pohon kelapa bermanfaat yaitu buahnya. Kelapa sering di gunakan penduduk kota kudus untuk mengobati jika keracunan.

Selain keracunan buah kelapa juga sering di gunakan untuk penyakit frambusia, TBC (santan dan air buahnya), mencret, disentri, cholera, lemah syawat (akarnya), borok, demam nifas (bunganya), gigi rusak/berlubang, kencing nanah (minyak tempurungnya), wasir, adanya pengapuran pada air seni (daging buahnya).

Menurut penelitian dari Balittro (Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik) diketahui kandungan nutrisi dari kelapa yang banyak me-ngandung gizi esensial. Daging buah kelapa muda misalnya, kaya akan kalori terutama dari karbohidrat.

Protein kelapa, dibandingkan dengan kacang-kacangan, lebih baik dalam hal asam amino isoleusin, leusin, lisin, threonin dan valin.

Adapun analisa nilai nutrisi daging buah kelapa umur 8 bulan adalah kadar air 90,59%, kalori 437 kkal/100 g, minyak 26,67%, protein 10,67%, serat kasar 3,98%, total karbohidrat 38,45%, pati 13,53%, gula sebagai glukosa 24,92%.

Sementara komposisi asam amino daging buah kelapa adalah isoleusin 2,5 g/16 g N, leusin 4,9 g/16 g N, lisin 2,7 g/16 g N, metionin 1,5 g/16 g N, threosin 2,3 g/16 g N, tripthopan 0,6 g/16 g N dan valin 3,8 g/16 g. Mineral utama yang terdapat pada daging buah kelapa adalah Fe (17 ppm), S (4,4 ppm), Cu (3,2), P (2.4 ppm). Kan-dungan vitamin pada buah meliputi vitamin C (10 ppm), vitamin B (15 IU), dan vitamin E (2 ppm).

Minyak kelapa sangat mudah dicerna dan diabsorbsi tubuh karena mengandung trigliserida yang ter-susun dari lemak rantai sedang (C6-C12). Komposisi asam lemak dalam minyak kelapa adalah C8 5-%, C10 6 – 10% dan C12 44 – 45% (total 55-65% asam lemak rantai sedang). Tri-gliserida asam lemak rantai sedang dapat digunakan untuk mengatasi hiper lipidemia dan kegemukan serta dapat digunakan dalam ransum untuk pasien pasca bedah dan bayi premature.

Daging buah kelapa juga mengandung 0,2 mg vitamin E (se-bagai tokoferol), namun proses pro-duksi minyak secara konvensional yang biasanya mengaplikasikan panas dan tekanan, mengurangi kandungan tokoferol dalam hasil akhir. Kandungan vitamin E opti-mum dapat diperoleh melalui per-baikan proses, yaitu dengan proses sentrifugasi santan dan produk yang dihasilkan dikenal dengan nama virgin oil. Virgin oil mempunyai aroma kelapa segar. Saat ini Virgin oil yang lebih dikenal dengan VCO (Virgin Coconut Oil) diyakini man-faatnya untuk mengatasi penyakit kanker bahkan dianggap lebih ampuh dibandingkan dengan buah merah (Pandanus conoideus).

Air kelapa muda (7 – 8 bulan) mengandung protein 0,13 g, minyak 0,12 g, karbohidrat 4,11 g, mineral Ca 20 mg, Fe 0,5 mg, vitamin asam askorbat 2,2 – 3,7 mg dan air 95,01/ 100 g.

http://www.kudusterkini.com/Kesehatan-Umum/manfaat-dan-kandungan-buah-kelapa.html

Pohon kelapa yang disebut juga dengan pohon nyiur biasanya tumbuh pada daerah atau kawasan tepi pantai. Sangat banyak manfaat yang dapat kita peroleh dari pohon kelapa. Mulai dari batang, daun dan buahnya, semua dapat dimanfaatkan. Mungkin karena manfaatnya sangat banyak, pohon kelapa dijadikan logo “Praja Muda Karana” (Pramuka) di Indonesia. Dalam klasifikasi tumbuhan, pohon kelapa termasuk dalam genus : cocos dan species : nucifera. Nah, sekarang mari kita bahas satu persatu bagian dan manfaat dari pohon kelapa.

 

Bagian-bagian Kelapa

 

Buah kelapa
Buah kelapa terdiri dari kulit luar, sabut, tempurung, kulit daging (testa), daging buah, air kelapa dan lembaga.

Kulit luar
Kulit luar merupakan lapisan tipis (0,14 mm) yang mempunyai permukaan licin dengan warna bervariasi dari hijau, kuning sampai jingga, tergantung kepada kematangan buah. Jika tidak ada goresan dan robek, kulit luar kedap air.

Sabut kelapa.
Sabut kelapa merupakan bagian yang cukup besar dari buah kelapa, yaitu 35 % dari berat keseluruhan buah. Sabut kelapa terdiri dari serat dan gabus yang menghubungkan satu serat dengan serat lainnya. Serat adalah bagian yang berharga dari sabut. Setiap butir kelapa mengandung serat 525 gram (75 % dari sabut), dan gabus 175 gram (25 % dari sabut).

Tempurung
Tempurung merupakan lapisan keras yang terdiri dari lignin, selulosa, metoksil dan berbagai mineral. Kandungan bahan-bahan tersebut beragam sesuai dengan jenis kelapanya. Struktur yang keras disebabkan oleh silikat (SiO2) yang cukup tinggi kadarnya pada tempurung. Berat tempurung sekitar 15~19 % dari berat keseluruhan buah kelapa.

Kulit daging buah.
Kulit daging buah adalah lapisan tipis coklat pada bagian terluar daging buah.

Daging buah.
Daging buah merupakan lapisan tebal (8~15 mm) berwarna putih. Bagian ini mengandung berbagai zat gizi. Kandungan zat gizi tersebut beragam sesuai dengan tingkat kematangan buah. Daging buah tua merupakan bahan sumber minyak nabati (kandungan minyak 35 %). Pada tabel 2 dapat dilihat komposisi zat gizi daging buah kelapa.

Air kelapa.
Air kelapa mengandung sedikit karbohidrat, protein, lemak dan beberapa mineral. Kandungan zat gizi ini tergantung kepada umur buah. Air kelapa dapat digunakan sebagai media pertumbuhan mikroba, misalnya Acetobacter xylinum untuk produksi nata de coco.

 

Manfaat Pohon Kelapa

 

Ada beberapa komoditi yang dapat diperoleh dari pohon kelapa, yaitu batang, daun, nira dan bagian-bagian.

Batang

Batang kelapa tua dapat dijadikan bahan bangunan, mebel, jembatan darurat, kerangka perahu dan kayu bakar. Batang yang benar-benar tua dan kering sangat tahan terhadap sengatan rayap. Kayu dari pohon kelapa yang dijadikan mebel dapat diserut sampai permukaannya licin dengan tekstur yang menarik

Daun

Daun kelapa sering digunakan untuk hiasan atau janur, sarang ketupat dan juga atap rumah. Tulang daun atau lidi dijadikan barang anyaman, sapu lidi dan tusuk daging (sate).

 

Nira

Nira adalah cairan yang diperoleh dari tumbuhan yang mengandung gula pada konsentrasi 7,5 sampai 20,0 %. Nira kelapa diperoleh dengan memotong bunga betina yang belum matang, dari ujung bekas potongan akan menetes cairan nira yang mengandung gula. Nira dapat dipanaskan untuk menguapkan airnya sehingga konsentrasi gula meningkat dankental. Bila didinginkan, cairan ini akan mengeras yang disebut gula kelapa. Nira juga dapat dikemas sebagai minuman ringan.

Buah

Banyak dari bagian buah merupakan bahan yang bermanfaat. Sabut kelapa yang telah dibuang gabusnya merupakan serat alami yang berharga mahal untuk pelapis jok dan kursi, serta untuk pembuatan tali

Tempurung kelapa

Tempurung kelapa dapat dibakar langsung sebagai kayu bakar, atau diolah menjadi arang. Arang batok kelapa dapat digunakan sebagai kayu bakar biasa atau diolah menjadi arang aktif yang diperlukan oleh berbagai industri pengolahan.

Daging kelapa

Daging kelapa merupakan bagian yang paling penting dari komoditi asal pohon kelapa. Daging kelapa yang cukup tua, diolah menjadi kelapa parut, santan, kopra, dan minyak goreng. Sedang daging kelapa muda dapat dijadikan campuran minuman cocktail dan dijadikan selai.

Air kelapa

Air kelapa dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kecap dan sebagai media pada fermentasi nata de coco.

http://eritristiyanto.wordpress.com/2010/03/29/mengenal-pohon-kelapa/

 

Contoh Resep Es Buah
Bahan-bahan
2 buah Melon, yang dikerok memanjang
2 kg Alpukat, yang dikerok memanjang
2 buah Blewah, yang dikerok memanjang
2 buah Kelapa Muda, yang dikerok memanjang
Kolang Kaling
Mutiara
Rumput laut
Cincau Hitam
Air Gula
Susu Kental Manis
Es batu

Cara membuat :
Air gula dibuat dengan cara masak air dengan gula hingga mendidih dan gula larut.

Penyajian per porsi :
Masukkan es batu kemudian masukkan seluruh buah-buahan kedalam mangkuk atau plastik jika dibungkus, setelah dimasukkan seluruh buah, tambahkan air gula dan susu kental manis dan langsung dapat dinikmati.

2.4 Analisis Usaha Es Buah
1. Masa Pakai Gerobak 3 tahun
2. Masa Pakai Kursi Plastik, ice Box 2 tahun
3. Masa Pakai Perlengkapan lain-lain ( Toples, Mangkuk, Termos, sendok, pisau) 2 tahun.

a. Biaya Investasi
Gerobak Rp 1.500.000
Kursi Plastik 3 buah @ Rp 50.000 Rp. 150.000
Ice Box Rp. 100.000
Perlengkapan Lain-lain Rp. 300.000
Total Investasi Rp.2.050.000

b. Biaya Operasional Per bulan

1. Biaya Tetap
Penyusutan gerobak 1/ 36 x Rp. 1.500.000 Rp. 41.667
Penyusutan Kursi Plastik 1/ 24 x Rp. 150.000 Rp 6.250
Penyusutan Ice Box 1/24 x Rp.100.000 Rp. 4.167
Penyusutan perlengkapan lain-lain 1/24 x Rp.300.000 Rp. 12.500
Total Biaya tetap Rp. 64.584

2. Biaya Variabel
Melon 2 x Rp.5000 x 30hari Rp. 300.000
Alpukat 2 kg x Rp 7.000 x 30 hari Rp. 420.000
Blewah 2 x Rp.5.000 x 30 Hari Rp. 300.000
Kelapa Muda 2 x Rp. 4000 x 30 hari Rp. 240.000
Kolang Kaling 1 kg x Rp. 8.000 x 30 hari Rp. 240.000
Mutiara Rp. 50.000
Rumput laut Rp. 80.000
Cincau Hitam Rp. 75.000
Gula Pasir 1 kg x Rp.7.000 x 30 hari Rp. 210.000
Susu Kental Manis 1 kaleng Rp.5.000 x 30 hari Rp. 150.000
Plastik ½ kg Rp. 12.000
Kantong plastic Rp. 5.000
Total Biaya Variabel Rp 2.082.000
Total Biaya Operasional Rp 2.146.584
c. Penerimaan
Penjualan Es Buah
( 20 porsi x Rp. 5.000 x 30 hari) Rp 3.000.000

d. Keuntungan per bulan
keuntungan = total penerimaan – total biaya operasional
= Rp 3.000.000 – Rp 2.146.584
= Rp 853.416

e. Revenue Cost Ratio ( R/C)
R/C = Total penerimaan / Total biaya operasional
= Rp 3.000.000 / Rp 2.146.584
= 1.4

f. Payback Period
Payback Period = ( total biaya investasi / keuntungan) x 1 bulan
= (Rp. 2.050.000 / Rp 853.416) x 1 bulan
= 72 hari

Kesimpulan :
Setelah dilakukan perhitungan pada usaha kaki lima Es Buah Bang Yadi keuntungan perbulan yang didapat Bang Yadi adalah hasilnya adalah Rp 853.416 hal ini mungkin tergantung pada pembeli tiap harinya terkadang pembeli ramai namun tekadang juga sepi

Saran :
Menurut peneliti sebaiknya Es Buah Bang Yadi lebih memvariasikan buah-buahan yang dipakai untuk Es Buah tersebut agar para pelanggan tidak bosan dengan buah yang itu – itu saja selain itu juga keramahan yang diberikan oleh pihak penjual dapat menjadi tambahan positif agar pembeli datang lagi untuk membeli Es Buah Bang yadi

http://adey-am20.blogspot.com/2010/04/usaha-kaki-lima-es-buah-bang-yadi.html

kalangan yang biasanya menikmati es kelapa muda adalah orang orang yang biasa pulang dari pabrik, masyarakat umum, bahkan orang orang yan mampir, karena warung es kelapa muda sholikin berada dipinggir jalan.aku dan emak sholikin sangat bersyukur dapat berjualan di pinggir jalan …yah walaupun kami massih ngontrak..hee.hee.

kami sangat senang bisa melakukan usaha ini, karena saya dapat membantu emak untuk mencukupi kebutuhan sehari hari…ayo semangat sholikin..itulah yang ada di benak sholikin. kami sangat bahagia sekali dapat ber wirassasta, karena wirasaswstatidak ada tekanan dari manapun,semua jadi tanggungan kita.

buat temen temen yang berkeeinginan untuk berwiraswastatidak usah ragu, karena dengan berwirasswasta kita akan belajar untuk hidup mandiri

dan jangan pernah takut ya…………

 

 

tulisan ketiga

tema : seandainya saja pemilik usaha

 

memikat nasi uduk panas

Usaha nasi uduk memang kelihatannya remeh, tapi sebenarnya jika jelidalam memandang usaha ini merupakan peluang besar, karena ini bisnis makanan yang semua orang butuh dan pasti merasa lapar. Dan modal yang dibutuhkan pun tidak terlalu besar bahkan bisa dibilang usaha bermodal kecil namun memiliki keuntungan besar dapat mencapai 100%. Memang sudah banyak orang yang melakukan usaha ini menjual nasi uduk di warung-warung ataupun di kakilima. Tapi mereka bukanlah saingan kita, sebab kita memiliki target-target pembeli dan pelayanan yang tidak dimiliki oleh pedagang lainnya.

Langkah-langkah dan proses kerja yang dibutuhkan

Kita akan melakukan usaha penjualan nasi uduk yang akan mengadopsi system makanan siap saji yaitu penyajiannya selalu panas tapi tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dari makanan siap saji karena target pembelinya adalah kalangan menengah kebawah. Akan disukai oleh kalangan bawah karena murah dan disukai kalangan menengah karena penyajiannya yang baik dan selalu panas sehingga terkesan baru dan bersih dan tentunya rasa dijaga agar tetap sedap. Sebenarnya menjaga penyajian dalam keadaan panas sangat penting. Sebab memang jarang orang yang berusaha dibidang makanan yang melakukannya. Ini peluang bagus, dengan makanan yang panas rasa akan menjadi lebih enak. Juga porsinya harus pas sehingga pembeli tidak terlalu kenyang, ini wajar saja karena harga yang murah sehingga dengan porsi yang tidak terlalu banyak pembeli benar-benar menikmatinya. Kecuali yang benar-benar ingin kenyang , maka akan membeli dua porsi.

Kemudian penjualannya agar menjadi peraktis dan tetap memanjakan pembeli adalah dilakukan di daerah lampu merah yang otomatis merupakan daerah macet pada jam-jam pagi saat semua orang akan berangkat kerja. Diperlukan sebuah gerobak tempat memanaskan masakan yang stand by di dekat lampu merah tersebut. Karena pada awalnya baru pengenalan karena belum ada yang tau, maka target pembelinya adalah orang-orang yang buru-buru kekantor sehingga belum sempat sarapan. Dengan memakan nasi uduk ini mereka (para pembeli) bisa tahan tidak makan sampai waktunya makan siang. Nantinya setelah mereka tau nasi uduk yang kita jual selalu ada di lampu merah, mereka sudah tidak perlu repot-repot menyiapkan sarapan atau sarapan di rumah masing-masing. Mereka akan sengaja sarapan dengan nasi uduk yang kita tawarkan karena lebih menghemat waktu mereka dan lebih peraktis.

Diperlukan seorang tukang masak yang bertugas membeli bahan baku, memasak dan memanaskan nasi uduk agar tetap panas. kemudian diperlukan 2 orang pegawai yang akan keliling dari mobil ke mobil menawarkan nasi uduk dengan penyajian bungkusan yang tetap panas untuk target penjualan 300 bungkus perhari. Setiap setengah jam penjual keliling tadi harus kembali ke gerobak tempat memanaskan masakan untuk mengembalikan sisa yang belum laku untuk dipanaskan, kemudian mengambil yang baru dan panas untuk kembali keliling dijual ke mobil-mobil. Agar menghemat waktu sebelum penjual keliling kembali ke gerobak untuk menukar nasi yang hampir dingin, hendaknya sudah disiapkan nasi yang panas yang akan ditukar, sehingga penjual keliling dapat langsung menukar nasi dingin dengan yang panas dengan cepat. Dengan demikian dijamin pembeli mendapatkan nasi uduk yang panas. Namun pada awal memulai cukup satu orang pegawai saja, setelah pegawai tadi mampu menjual 100 bungkus per hari baru dipekerjakan satu pegawai lagi.

Harus ada nama untuk usaha ini agar mendapat kepercayaan dari pembeli dan tidak terkesan liar. Mungkin dengan menamainya nasi uduk PANAS yang tertulis pada topi pekerja yang keliling menawarkannya. Memakaikan kaus T shirt dan topi yang seragam pada pekerja. Kemudian memberi tulisan nama dan nomer  telefon yang dapat dihubungi pada bungkusnya untuk memberikan pelayanan delivery order. Untuk pelayanan delivery order dikenakan biaya pengiriman Rp6.000,- dengan demikian agar supaya para pembeli mengenal dan dapat memesan kapan saja mereka butuh.

Bekerjasama dengan ojek untuk layanan delivery order, ini bertujuan mengurangi beban modal memulai usaha ini. Setelah berjalan dan mendapat keuntungan sesuai target, baru kemudian membeli 1 unit motor untuk delivery order. Bisa juga kemudian berkembang menjadi rumah makan sehingga dapat melayani pembeli yang memesan untuk dimakan di tempat (tapi ini tidak akan dibahas disini).

Untuk tukang masak pada awalnya harus dicoba masakannya sampai didapatkan rasa yang pas untuk kemudian dijaga rasanya agar tetap tidak berubah-ubah. Ini penting untuk mengontrol agar rasa tetap sama. Usahakan rasa sesuai dengan selera umum. Jangan terlalu asin dan jangan manis, karena akan merusak rasa.

Selalu mengawasi kerja para pegawai agar bekerja sesuai rencana dan stand by menerima pesanan lewat telfon untuk pelayanan delivery order.

Berapa modal yang dibutuhkan dan untuk apa saja modal tersebut :

1-      Memesan gerobak yang didesign dengan kompor dan oven memakai gas untuk menjaga makanan tetap panas dengan harga gerobak Rp 3.000.000,- kalau bisa lebih murah untuk mengurangi beban modal.

2-      Menyewa tempat berbentuk kos-kosan untuk dijadikan tempat memasak Rp2.500.000,- per tahunnya.

3-      Membeli alat-alat masak dan kompornya Rp1.000.000,-

4-      Membeli bahan baku untuk 100 bungkus makanan 75 bungkus yang menu telur dan 25 bungkus menu ayam goreng Rp350.000,-

5-      Menyiapkan dana cadangan untuk bahan baku sebanyak 100 bungkus lagi untuk persiapan jika habis terjual Rp350.000,-

6-      Beli seragam dan topi untuk penjual keliling Rp50.000,-

Total jumlah dana yang dibutuhkan untuk memulai usaha ini adalah Rp7.250.000,-

Cara mengatur pengupahan pegawai

Untuk upah karyawan yang keliling dari mobil ke mobil diberikan keuntungan Rp500,- per bungkus untuk yang menu telur dan Rp1.000,- per bungkus untuk yang menu ayam. Ini lebih baik dari pada memberi gaji bulanan, sebab dengan cara memberi untung per bungkus akan memacu mereka menjual sebanyak-banyaknya agar mereka mendapatkan upah yang lebih banyak. Semakin banyak yang mereka jual semakin banyak pula keuntungan yang mereka dapatkan. Begitu pula dengan tukang masaknya, jangan diberi gaji, tapi diberi upah persenan alias bagi untung. Bagian yang cocok untuk tukang masaknya adalah 30% dari keuntungan. Hal ini dimaksudkan agar tidak memberatkan pemilik modal pada awal-awal usaha karena belum banyak yang laku akan berat jika memakai sistim gaji. Dan agar memicu tukang masak tersebut agar menjaga kelezatan masakannya sehingga makin hari makin banyak yang laku yang akan membuat jatah keuntungan bagiannya bertambah banyak. Sehingga semua pihak akan berusaha meningkatkan hasil penjualan setiap harinya.

Bentuk menu produk

Menu nasi uduk panas ini adalah nasi uduk, mihun goreng, telur dadar di potong-potong memanjang, bawang goreng diatasnya, kerupuk, sambal untuk nasi uduk telur. Dan nasi uduk, mihun goreng, telur dadar dipotong memanjang, ayam goreng, bawang goreng, sambal, kerupuk untuk nasi uduk ayam. Semuanya terbungkus dalam bungkusan polyfoam dan setiap masakan dipisah-pisah (agar dapat dipanasi kembali).

Keuntungan yang dapat dihasilkan dari usaha ini

Rencana harga penjualan perbungkus untuk nasi uduk telur  Rp6.000,- dan untuk nasi uduk ayam Rp10.000,-.

Modal bahan yang dihabiskan untuk setiap bungkus nasi uduk telur adalah Rp3.000,- dengan keuntungan Rp3.000,- dikurangi Rp500,- untuk upah penjual jadi untung Rp2.500,- perbungkus dengan harga jual Rp6.000,-. Dan modal bahan baku untuk nasi uduk ayam Rp5.000,- dengan keuntungan Rp5.000,- dikurangi Rp1.000,- untuk upah penjual per bungkusnya jadi keuntungan yang diterima Rp4.000,-

Jika di awal-awal usaha bisa laku terjual 50 bungkus yang nasi uduk telur dan 10 bungkus nasi uduk ayam perhari, maka akan didapatkan keuntungan Rp125.000,- untuk nasi uduk telur dan Rp40.000,- untuk nasi uduk ayam. Jadi total keuntungan jika laku seperti yang disebut diatas adalah Rp165.000,- perhari dikurangi 30% untuk tukang masak adalah Rp165.000,- dikurangi Rp49.500,- sama dengan Rp115.500,- perhari. Dengan demikian penjual akan mendapatkan upah sebesar Rp35.000,-. Sedangkan tukang masak akan mendapatkan Rp49.500,-

Jika mereka menginginkan upah lebih maka mereka harus dapat menambah jumlah penjualan. Secara otomatis semakin banyak yang laku terjual semakin banyak upah yang mereka hasilkan.

Target penjualan (marketing) dan keuntungan

Target yang diinginkan nantinya jika sudah berjalan beberapa bulan adalah, terjualnya dua ratus bungkus nasi uduk telur dan seratus bungkus nasi uduk ayam per harinya. Ini berarti akan menghasilkan keuntungan Rp500.000,- dikurangi 30% bagian tukang masak sama dengan Rp350.000,- dari nasi uduk telur per hari, dan Rp400.000,- dikurangi 30% bagian tukang masak menjadi Rp280.000,- dari nasi uduk ayam per hari. Total target keuntungan per hari dari semua penjualan adalah Rp630.000,- perhari. Merupakan keuntungan yang lumayan untuk sebuah usaha yang terlihat sepele. Adapun tukang masak akan mendapatkan untung Rp270.000,- perharinya. Sedangkan penjual keliling akan ditambah menjadi 2 orang jika penjualan mencapai target ini. Dan penjual akan mendapat untung Rp100.000,- per orang setiap harinya. Itu baru dari hasil penjualan di lampu merah, belum dihitung dari hasil penjualan deliveri order.

Target yang diinginkan dari penjualan deliveri order adalah 100 bungkus per hari. Untuk nasi uduk telur 50 bungkus, untuk nasi uduk ayam 50 bungkus. Keuntungan dari penjualan delivery order tidak dikurangi upah penjual keliling. Jadi keuntungan yang dapat dihasilkan dari target penjualan diatas per hari adalah 50 bungkus nasi uduk ayam dikali Rp5.000,- sama dengan Rp250.000,- ditambah 50 bungkus nasi uduk telur dikali Rp3000 sama dengan Rp150.000,-, total Rp400.000,- dikurangi 30% upah tukang masak Rp120.000,- sama dengan Rp280.000,- per hari.

Target ini bukan mustahil kalau dilihat dari jumlah kendaraan yang macet di setiap lampu merah di pagi hari jam berangkat kerja. Pada jam-jam macet, sekali lampu merah menyala ada sekitar seratus mobil minimal yang berhenti. Mungkin selama tiga jam macet di pagi hari terdapat kurang lebih 500 kendaraan yang lewat dan ini adalah pasar yang bagus.

Penutup

Usaha nasi uduk ini terlihat kecil dan sepele, namun jika dikerjakan dengan tekun dan benar dapat menghasilkan keuntungan yang bagus. Setelah semua rencana usaha tadi dilaksanakan dengan tekun dan semangat, selanjutnya berdoa dan tawakkal agar semua urusannya lancar dan semua rencana berjalan sesuai sehingga mendapatkan hasil yang berlimpah dan berkat insyaAllah!

Wassalamualaikum

http://www.suaramedia.com/ekonomi-bisnis/usaha-kecil-dan-menengah/16789-memikat-usaha-nasi-uduk-panas.html

 

 

tulisan keempat

tema : seandainya saya pemilik usaha

 

peluang usahadan bisnis laundry rumah kost

 

Kata laundry maupun rumah kost saya yakin telah sering anda dengar bukan? Terlebih lagi dengan semakin banyaknya usaha laundry kiloan yang buka saat ini. Namun banyak juga orang yang berpikir bahwa untuk mendirikan sebuah usaha atau bisnis laundry pasti membutuhkan modal yang tidak sedikit. Sebenarnya tidaklah harus demikian. Mau tahu caranya? Sangatlah sederhana dan andapun pasti bisa membuka sebuah usaha atau bisnis laundry terutama di lokasi yang banyak terdapat rumah kost.

Hal pertama yang perlu anda lakukan adalah mencari tahu letak dari rumah tinggal pribadi disekitar rumah kost terutama yang membutuhkan penghasilan tambahan dari mencuci dan menyetrika pakaian. Anda kumpulkan berapa banyak stel pakaian yang sanggup dikerjakan oleh setiap orangnya setiap harinya. Untuk awalnya cukup anda kumpulkan list nama dari orang-orang yang dapat mengerjakan 200 stel pakaian. Kemudian anda melakukan survey tentang harga laundry baik laundry kiloan maupun laundry yang lain. Dimana tujuannya adalah untuk memutuskan harga yang bersaing dengan mereka.

Setelah itu barulah anda berkeliling ke rumah kost yang ada terutama yang tidak menyediakan jasa cuci dan setrika. Dengan harga yang bersaing dengan laundy kiloan saya yakin banyak mahasiswa/i serta karyawan dan karyawatii yang lebih suka menyerahkan urusan cuci dan setrika baju mereka kepada anda. Setelah itu yang anda perlu lakukan adalah membuat administrasinya.

Anda tertarik dengan peluang usaha dan bisnis laundry rumah kost ini? Dengan modal yang relatif kecil serta ketrampilan management sederhana maka anda telah memiliki sebuah usaha kecil yang akan memberikan uang tambahan untuk anda.

http://jimmykurniaindradjaya.com/2009/10/05/peluang-usaha-dan-bisnis-laundry-rumah-kost/

Berikut beberapa persiapan jika Anda ingin menjalankan Usaha Laundry ini

* Lokasi yang strategis. Sesuaikan pula dengan harga sewa tempat.
* Mesin cuci dan pengering pakaian. Jumlahnya menyesuaikan budget Anda.
* Alat setrika listrik.
* Pegawai/ karyawan. Sementara itu, untuk tenaga administrasi bisa Anda tangani sendiri terlebih dahulu.
* Biaya operasional untuk biaya detergent, pewangi & pelembut pakaian, biaya air, listrik, plastik pembungkus.
* Peralatan pendukung Laundry Pakaian seperti : keranjang pakaian kotor, rak / almari untuk menempatkan pakaian yang siap kirim, gantungan baju, timbangan ( untuk Laundry kiloan).
* Armada untuk antar jemput pesanan.

Beberapa tips yang bisa diterapkan dalam bisnis atau Peluang Usaha ini

* Rekrut tenaga pencuci dan training mereka untuk selalu ramah terhadap pelanggan, memahami standart pencucian yang baik, dan tepat waktu dalam pengerjaan order ( hal-hal inilah yang menjadi standart layanan Laundry waralaba)
* Buatlah sistem pembukuan sederhana.
* Buatlah nota order cucian, jangan lupa beri logo / alamat usaha Laundry Anda (promosi terselubung).
* Pelajari standart pencucian Usaha Laundry Pakaian yang bersih, pengeringan dan tahap setrika yang baik sesuai jenis kain.
* Pelajari tentang resiko Peluang Usaha dan kerusakan pakaian karena perubahan warna saat dicuci, luntur atau kusut. Jangan sampai Anda mengecewakan pelanggan terhadap kesalahan pencucian, karena bisa membuat Anda kehilangan pelanggan.
* Buat spanduk di tempat Anda dan sebarkan brosur Laundry Pakaian Anda ke lokasi kost-kostan, perumahan, perkantoran, losmen, rumah sakit dll. Setidaknya Anda harus giat sebar brosur setiap 3 bulan sekali. Ini dimaksudkan untuk menggaet pelanggan baru.
* Buat promosi dengan gratis pencucian setiap pengumpulan nota 10x cuci atau setiap nominal tertentu.

Jika Anda menjalankan Usaha Laundry dengan sungguh-sungguh, lambat laun Anda bisa menambah armada mesin cuci Anda dengan banyaknya pelanggan yang datang. Jangan menganggap Usaha Laundry Pakaian ini adalah bisnis rendahan, karena dengan keuletan, Anda bisa meraup rupiah hanya bermodal mesin cuci.

http://www.kiwod.com/cerita-online/tips-memulai-usaha-laundry-pakaian/

SISTEM KERJA

Dilakukan shift kerja dan rolling tugas agar lebih terkendali dan terkontrol

PROSEDUR PENANGANAN PELANGGAN

TAHAP I

Penerimaan Pelanggan

Dilakukan oleh bagian penerimaan pelanggan merangkap administrasi / kasir

1. Cucian kotor diterima oleh bagian penerima pelanggan.

2. Penerima pelanggan wajib menanyakan mengenai pakaian yang akan dicuci, apakah ada yang mudah luntur warnanya, atau ada yang harus dicuci khusus untuk menghindari kesalahan pencucian.

3. Sambil menunggu cucian kotor ditimbang dan pembuatan nota, konsumen diminta menunggu ditempat yang telah disediakan.

4. Cucian tersebut kemudian ditimbang dan dihitung jumlah unit pakaian.

5. Setelah ditimbang, penerima pelanggan kemudian membuatkan nota pembayaran, nota tersebut berisi nama dan alamat pelanggan, berapa jumlah kilogram dan berapa jumlah unit pakaian yang akan di-laundry, dan berapa total pembayarannya, serta keterangan lain (jika diperlukan)

6. Jika terdapat layanan pemilihan pewangi pakaian, pelanggan dipersilakan untuk memilih pewangi sesuai yang diinginkan pelanggan. Dan ditulis dalam nota pembayaran tersebut.

7. Nota pembayaran rangkap ke-1 tersebut kemudian diberikan kepada konsumen.

8. Jika konsumen membayar lunas dimuka, maka nota tersebut dicap “LUNAS” oleh bagian penerimaan pelanggan.

9. Jika konsumen belum membayar, maka pembayaran dapat dilakukan pada saat pengambilan cucian.

TAHAP II

Pencucian

Dilakukan oleh bagian pencucian

1. Cucian ditempatkan dalam box khusus sesuai dengan nama konsumen

2. Untuk memudahkan identifikasi, setiap pakaian diberi nomor urut. Dan nomor urut tersebut ditulis pada nota rangkap ke-2.

3. Cucian yang mudah luntur dicuci tersendiri.

4. Proses cuci dilakukan dengan menggunakan mesin cuci yang tersedia dengan standar penggunaan bahan cuci yang tidak berbahaya, tidak menimbulkan kerusakan pada pakaian maupun warna pakaian.

5. Pengeringan cucian juga dilakukan menggunakan mesin cuci tersebut.

6. Jika proses cuci tersebut telah selesai, maka cucian bersih kemudian diambil dari mesin cuci dan dimasukkan kedalam box sesuai nama konsumen untuk selanjutnya disetrika.

TAHAP III

Setrika Cucian Bersih

Dilakukan oleh bagian setrika

1. Box berisi cucian bersih tersebut kemudian dimasukkan ke ruang setrika untuk disetrika.

2. Penyetrika harus menyetrika satu box sampai selesai sebelum beralih kepada box lainnya untuk menghindari tertukarnya pakaian antara konsumen yang satu dengan konsumen yang lain.

3. Cara menyetrika yang baik adalah dengan memperhatikan bahan kain yang akan disetrika, misalnya untuk bahan kain yang tipis atau sutra, cara menyetrika tidak boleh terlalu panas. Sedang untuk pakaian berbahan jins, setrika dengan panas secukupnya. Oleh karenanya pengetahuan tentang berbagai jenis pakaian atau kain mutlak untuk dimiliki.

TAHAP IV

Bagian setrika merangkap bagian pengemasan

1. Cucian yang sudah disetrika kemudian dikemas dengan menggunakan plastic kemasan tersendiri. Tujuannya adalah agar cucian tetap rapid an wangi sampai dengan diambil oleh konsumen.

2. Sebelum dikemas, bagian pengemasan harus memastikan bahwa pakaian yang dikemas telah sesuai baik dari segi nomor urut maupun jumlah pakaian, dicocokkan dengan nota rangkap ke-2.

3. Pengemasan tidak boleh dipaksakan, artinya pengemasan harus memperhatikan kerapihan pakaian yang telah disetrika. Jika satu kemasan tidak cukup, gunakan dua kemasan atau lebih. Misalnya : baju-baju kerja dikemas tersendiri, celana jins juga dikemas tersendiri.

4. Kemasan tersebut diselotip supaya rapi.

5. Setelah dikemas tersebut, cucian bersih kemudian dimasukkan dalam tas plastic berlogo khusus yang bagian luarnya telah ditempeli nota rangkap ke-2.

6. Setelah selesai, cucian bersih yang telah selesai dikemas tersebut kemudian ditempatkan pada ruang penyimpanan untuk memudahkan pengambilan.

TAHAP V

Serah Terima dan Pembayaran

Dilakukan oleh bagian administrasi / kasir

1. Konsumen yang akan mengambil cucian, diminta menunjukkan nota rangkap ke-1

2. Setelah itu petugas mengambil cucian pada tempat penyimpanan sesuai dengan nota yang ditunjukkan konsumen.

3. Jika konsumen belum membayar (nota belum di cao lunas), maka petugas wajib mengingatkan konsumen untuk melakukan pembayaran.

4. Setelah pembayaran selesai, nota tersebut di cap “LUNAS”

5. Kemudian cucian yang sudah selesai diproses tersebut kemudian diserahterimakan kepada konsumen.

6. Konsumen dipersilakan untuk mengecek pakaiannya, apakah telah sesuai.

7. Jika telah selesai, nota rangkap ke-1 (yang telah dicap “TELAH DIAMBIL” diserahkan kepada konsumen, sedangkan nota rangkap ke-2 diarsipkan sebagai bukti transaksi.

PROSEDUR KOMPLAIN PELANGGAN

Komplain diterima oleh administrasi / kasir / supervisor (jika ada)

Ditanggungjawabi oleh semua bagian yang terkait

1. Komplain kurang bersih langsung direspon dan dikerjakan pada bagian yang dikomplain dengan sungguh-sungguh, tanpa alas an apapun dan langsung dikerjakan.

2. Komplain pakaian yang dicuci rusak atau luntur, harus dipastikan hal tersebut akibat proses pencucian atau akibat pengerjaan. Jika benar, harus ditanggungjawabi supaya konsumen tidak kecewa.

3. Komplain pakaian hilang, harus dipastikan bahwa kehilangan tersebut akibat proses pengerjaan yang tertukar dengan konsumen lain. Jika benar, harus ditanggungjawabi supaya konsumen tidak kecewa disertai permintaan maaf bahwa hal tersebut bukan disengaja, dan memungkinkan untuk diberi voucer gratis untuk pencucian slanjutnya. Untuk meminimalisir komplain pakaian hilang, pada waktu serah terima pakaian yang telah bersih kepada konsumen, bagian kasir harus meminta konsumen untuk memeriksa terlebih dahulu sebelum meninggalkan tempat.

PROSEDUR BAHAN BAKU

Penetapan & Penghitungan

1. Bahan baku harus dihitung untuk beban per kilogram cucian agar dapat ditentuakan penggunaan bahan baku dan perkiraan biayanya.

2. Bahan baku yang dibeli harus dikemas perplastik takaran untuk per kilogram cucian, sehingga memudahkan ukuran bahan baku dalam melakukan proses pengerjaan pencucian.

3. Harga beli bahan baku dibagi jumlah plastic takaran yang dihasilkan untuk mendapatkan biaya bahan baku per kilogram cucian.

4. Bahan baku hilang atau berkurang tanpa sebab yang jelas menjadi tanggungan para karyawan.

Pembelanjaan Bahan Baku

1. Stok bahan baku harus dicatat dalam kartu stok agar pengeluaran bahan baku terkontrol.

2. Wajib melakukan pemesanan atau pembelian bahan baku jika stok  bahan baku sudah pada kondisi sisa maksimum 30%, minimum 20%.

http://palembangdeterjen.wordpress.com/gambaran-umum-usaha-laundry-kiloan/

 

 

tulisan kelima

tema : belajar hidup mandiri

 

menumbuhkan gemar belajar dan hidup mandiri

 

Alam takambang jadi guru” adalah sebuah falsafah hidup orang Minangkabau dan judul buku Almarhum A.A Navis sampai saat ini tetap tidak lapuk karena hujan dan lekang karena panas. Filsafat ini tetap bisa jadi pijakan hidup kita sebagai orang tua dalam kehidupan dalam masyarakat. Sekaligus filsafat ini mengajak kita untuk peka dan bercermin atas peristiwa-peristiwa yang ada di seputar hidup kita.

Sudah menjadi kecendrungan dari keluarga sekarang sekarang untuk memiliki jumlah anak yang lebih kecil daripada keluarga yang lebih senior usianya.Kita perlu untuk berterima kasih atas program KB yang sudah lama diluncurkan oleh pemerintah. Kalau begitu apakah anak-anak dari keluarga kecil hidup lebih beruntung dibandingkan dengan anak-anak dahulu dari keluarga besar (?). Dari segi pertumbuhan biologi bisa dijawab “ya” karena keluarga kecil bisa menyediakan kebutuhan bahan sandang dan pangan yang lebih baik. Tetapi dari segi pertumbuhan mental, emosional dan sosial ,pada sebagian keluarga kecil sekarang, perlu telaah lebih lanjut.

Dari pengalaman kita dapat melihat bahwa cukup banyak generasi muda sekarang yang hidup tanpa orientasi yang jelas, merasa masa depan mereka tidak pasti dan menjadi mudah frustasi. Kita juga dapat menemui banyak pemuda dan pemudi sekarang hidup kurang beruntung dibandingkan dengan orangtua mereka. Padahal tingkat pendidikan mereka rata-rata cenderung lebih tinggi. Tetapi mengapa mereka tampak tidak berdaya, cendrung santai, menganggur karena terbatasnya lowongan kerja yang sudah menjadi alasan klasik.

Kecendrungan kelurga dulu dengan anak banyak membuat mereka harus banting tulang untuk menghidupi dan mencukupi kebutuhan anggota keluarga yang jumlahnya lebih besar. Malah sebagai implikasi, kadang-kadang, anak-anak pun wajib bekerja untuk meringankan beban keluarga. Keluarga senior dengan jumlah anak yang agak banyak hampir-hampir tidak punya waktu untuk “mencikaraui”, ikut campur dalam urusan pribadi anak-anak mereka.

Kecendrungan anak-anak dari keluarga besar adalah mereka mengalami dan memiliki pertumbuhan sosial dan emosional yang lebih baik daripada sebagian anak-anak keluarga kecil. Mereka sejak usia dini sudah dilepas oleh ayah-ibu yang juga sibuk untuk mencari nafkah untuk ikut mengembara, melakukan eksplorasi atau penjelajahan, bersama kakak dan teman-teman mereka.

Sejak usia dini mereka sudah memiliki segudang pengalaman hidup lewat peristiwa demi peristiwa sosial. Suka duka pengalaman  sosial dari dunia bermain yang mereka alami . Mereka telah belajar untuk mengenal langsung tentang peran hidup untuk beradaptasi, berakomodasi, menerima dan mengalah dan kadang-kadang harus berkompetisi.

Keluarga Junior dengan jumlah anak yang hanya rata-rata 2 orang sebagian cendrung bersifat terlalu posesif sehingga punya kesan banyak “serbanya” yaitu serba melarang, serba melarang, serba membantu anak dan lain-lain. Sehingga terkesan menjadi serba memanjakan anak dan serba membelenggu kebebasan untuk berkresi , berekspressi dan melakukan kreatifitas. Sikap possesif keluarga junior ini agaknya didorong oleh rasa khawatir yang berlebihan. Khawatir atau takut anak terjatuh dan cedera. Sehingga semua gerak-gerik anak selalu diawasi dan dicemasi. Hal ini membuat anak menjadi serba ditolong dan serba dilindungi. Akibatnya anak kurang aktif dan kreatif dan kurang melaksanakan ekplorasi dalam dunianya ini berarti anak akan miskin dengan pengalaman hidup.

Anak yang kekurangan pengalaman hidup karena telalu banyak dilindungi , ibarat telapak kaki yang terlalu banyak dilindungi oleh sepatu menjadi amat tipis dan susah melangkah diatas kerikil-kerikil. Hidup di dunia memang penuh dengan benturan-benturan kecil sampai dengan benturan-benturan besar sebagai kerikil kehidupan.

Disini tidak ada kecendrungan kita untuk mengatakan bahwa keluarga senior atau keluarga dengan banyak anak jauh lebih baik. Namun disini tersirat sebuah penekanan bahwa orang tua dati keluarga kecil, sebagai keluarga berencana, perlu untuk menjadi arif dan lebih matang dalam mendidik dan membesarkan anak-anak mereka. Mereka perlu untuk selalu menimba ilmu dari buku dan pengalaman hidup, malah kalau perlu menimba pengalaman hidup, mendidik anak, dari keluarga senior tadi.

David J.Scwart (dalam bukunya The magic of thinking big; 1996) mengatakan bahwa lingkungan dan orang-orang di sekeliling kita adalah ibarat laboratorium kemanusiaan . Kita adalah sebagai ahli untuk labor tadi. Kita dapat mengamati dan menganalisa mengapa seseorang bisa punya banyak teman atau sedikit teman, berhasil atau gagal atau biasa-biasa saja. Kita pun kemudian dapat memilih tiga orang yang berhasil dan tiga orang yang gagal dan kemudian menganalisa dan membandingkan kenapa mereka bisa demikian. Hasil pengamatan dan penelitian tadi bisa menjadi pengalaman berharga bagi kita.

Sebagai orangtua, kita perlu bersikap arif dan bijaksana dalam  mendidik dan memebesarkan anak. Kita harus punya konsep tentang bagaimana menjadi orangtua yang ideal  bagi mereka termasuk dalam hal megurus dan mengarahkan pendidikan mereka.

Bagaimana orang tua menyikapi anak yang lulus dan mencari sekolah untuk pendidikan  selanjutnya. Sebagai contoh, cukup banyak anak-anak lulusan dari SLTA yang tidak tahu hendak kemana  pergi setelah itu. Kemana atau apa yang akan dilakukan setelah lulus dari SMA merupakan salah satu titik penting dalam kehidupan seseorang. Pada saat itulah tahap awal kedewasaan seseorang dimulai. Keputusan tentang langkah apa yang akan diambil memeberikan pengaruh besar terhadap kehidupan selanjutnya.

Penting untuk diingat bahwa setiap anak perlu memiliki suatu cita-cita atau tujuan spesifik yang menjadi arah dari apa yang ingin untuk dicapaianya. Namun dalam kenyataan adalah cukup banyak anak-anak ,lulusan SMA, yang kebingungan karena tidak punya cita-cita dan berfikir “harus mengapa setelah ini”.

Kebingungan  bersumber dari kurangnya pengenalan minat dan kemampuan diri. Tentu saja ini akibat dari miskin atau kurangnya pengetahuan dan wawasan , kurangnya persiapan intelektual dan kurang mengenal pribadi sendiri. Kekurangan-kekurangan ini ,seperti yang telah dijelaskan, disebabkan oleh minimnya pengalaman ekplorasi dan jati diri. Penyebab lain adalah karena tidak terbiasa dengan budaya belajar dan hidup yang mandiri.

Tidak punya cita-cita dalam hidup dan kurang mengenal potensi diri adalah efek negatif dari kurang ekplorasi dan kurang punya jati diri. Untuk mengantisipasi yang demikian maka orangtua dan anak perlu untuk mengembankan dunia jelajahnya atau ekplorasi sejak dini. Setiap anak seharusnya punya banyak pengalaman, sesuai dengan konsep kepintaran berganda,punya pengalaman berteman dan berkomunikasi dengan banyak orang, banyak mengenal tempat lain, mengenal seni dan olah raga, memahami dan mengamalkan agama, berpengalaman dalam menguasai emosi sendiri dan lain-lain.

Anak-anak yang rajin diajak oleh orangtua ke berbagai tempat profesi seperti bank, universitas, pabrik, bandar udara, pusat pelatihan komputer dan lain-lain akan memiliki segudang cita-cita dibandingkan dengan anak anak yang banyak mengurung diri di seputar rumah saja.

Untuk membebaskan anak dari kebingungan  dan tanpa cita-cita dalam hidup  maka orangtua bertanggungjawab untuk menanamkam ,dan sekaligus memberi contoh tentang, budaya gemar belajar dan hidup mandiri sedini mungkin. Orangtua perlu untuk menyisihkan sedikit dana dan melowongkan waktu untuk keperluan belajar anak di rumah dan memberi contoh langsung tentang betapa pentingnya memebaca, belajar yang banyak dan pintar dalam membagi waktu dan pintar berkomunikasi dengan banyak orang. Selain itu orangtua perlu mendukung anak untuk mengembangkan hobi dan bersikap kreatif dalam hidup. Orangtua perlu memberi anak kebebasan untuk mencoba dan mengurangi sikap yang terlalu possesif dan over-protektif (terlalu melindungi) yang tercermin dalam sikap yang banyak serba membantu dan serba melarang anak. Di waktu lowong anak (dan orang tua) perlu untuk rekreasi yang lebih bersifat edukatif.

Anak-anak dengan pribadi yang berimbang antara intelektual, emosional dan spiritual serta kreatif dan mandiri adalah anak yang sangat kita harapkan. Untuk mewujudkan ini maka kita perlu untuk menanamkan budaya gemar belajar dan hidup mandiri dalam rumah tangga sejak dini.

http://nizar.student.umm.ac.id/2010/01/30/menumbuhkan-budaya-gemar-belajar-dan-hidup-mandiri/

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s